Banyak Orang Menuntut Lebih Tapi Tidak Berkaca 

Mengubah Pola Pikir Yang Awal mulanya Berlagak Bagus Sebab Mau Masuk Kayangan Jadi Sebab Kita Ingin

Banyak orang yang ingin memiliki pasangan yang sempurna. Ingin memiliki pasangan yang cantik atau manis. Yang memiliki pasangan yang cerdas, sopan, kalem, gantle, pengertian, bisa memperlakukan pasangannya dengan baik. Dapat saling memberikan dampak baik bagi satu sama lain. Dapat menjadi orang yang diandalkan. Tidak cemburuan. Dan mungkin bagi beberapa orang ada request tertentu akan calon pasangannya. Misalnya pria pada wanita. Ada yang ingin pasangannya memiliki paras cantik, langsing, dan memiliki kulit putih. Atau ada juga yang ingin pasangannya pakai kacamata, atau lainnya. 

Banyak Orang Menuntut Lebih Tapi Tidak Berkaca 

Semua orang punya selera masing-masing. Yang dimana tidak bisa kita paksakan untuk mengikuti selera kita. Dan banyak orang ingin mendapatkan pasangan sesuai dengan keinginan mereka. Ada beberapa orang ingin mendapatkan pasangan yang harus sesuai dengan kriteria mereka. Tidak boleh kurang, lebih boleh. Sehingga ini membuat banyak orang yang sampai sudah berumur, tetap tidak menikah-menikah. Karena terlalu picky, terlalu pemilih. Terlalu idealis. Sehingga mereka memasang standar yang sangat tinggi, dan membuatnya jadi susah sendiri. Sehingga kadang kalah kita tidak harus sekeras itu pada diri kita. 

Belajarlah untuk mencintai orang dengan apa adanya, dengan apa yang ada di hatinya, bukan seperti apa penampilannya. Karena penampilan tidak bisa menjamin anda bisa bahagia hidup dengannya. Jangan terlalu memasang banyak sekali persyaratan. Apalagi jika sadar diri, bahwa kita masih banyak sekali kurangnya. Itu namanya tidak tahu diri. Tidak berkaca. Jadi sebelum kita menuntut banyak hal pada orang lain, kita juga harus berkaca dulu. Kita juga perlu untuk melihat dari dalam diri kita. Apakah kita sudah cukup layak untuk menjadi seseorang dengan memasang standar pasangan yang sebegitu sempurnya.

Ada juga dibutuhkan kesadaran diri. Jangan hanya meminta dan kita tidak bisa berkaca. Itu namanya lucu. Seperti orang sudah memberikan jantung, tapi minta hati juga. Kan lucu. Menjadi pemilih boleh, tapi jangan menjadi bodoh karena sikap pemilih mu itu. Tidak ada orang yang sempurna di dunia ini. Jadi jangan berharap terlalu tinggi.