Tidak Selamanya Orang Meresponmu Dengan Baik Berarti Dia Menyukaimu

Pada Dasarnya Kita Manusia Adalah Makhluk Yang Membutuhkan Satu Sama Lain

Ini sering sekali terjadi, dan banyak orang menjadi salah paham karena hal ini. Dimana mereka diperlakukan baik, dan direspon sangat baik, menandakan dia menyukaimu. Bisa jadi dia menghormatimu, dan segan padamu. Dan pada dasarnya orang harus bersikap baik bukan. Tidak mungkin saat ada orang yang bersikap baik padamu dan anda membalasnya dengan tidak baik. Itu namanya tidak tahu diri. Tapi itu dia. Karena itu kadang orang menjadi salah menilai. Orang menjadi salah menerka. Sehingga terjadi miss komunikasi

Tidak Selamanya Orang Meresponmu Dengan Baik Berarti Dia Menyukaimu

Memang banyak sekali orang yang geer. Dan mudah baper. Sehingga terjadi banyak miss komunikasi. Yang dimana sebenarnya itu biasa saja. Tapi karena orang ini yang mudah bawa perasaan, sehingga dia menilai orang tersebut menyukainya. Dan saat dia bersikap lebih serius, ternyata hasilnya berbeda. Sehingga dia mencap orang itu PHP atau pemberi harapan palsu. Dan itulah keluar kata-kata, semua cowok itu sama aja. Atau memang cewek itu tukang php. Padahal salahnya di kita yang terlalu menanggapinya dengan serius. 

Padahal bisa jadi orang itu biasa saja. Dia bersikap baik dan manis, karena dia menghargaimu, dia menghormatimu. Dan dia bersikap baik, karena kalian juga bersikap baik padanya. Kan tidak mungkin dia akan bersikap tidak sopan dan tidak baik pada kalian saat kalian bersikap baik padanya. Jadi saat ada orang yang merespon atau bersikap baik pada kita. Sebaiknya kita jangan mudah terbawa situasi. Jangan mudah terbawa perasaan. Dan langsung menyingkapinya dengan serius. Menanggapinya dengan berlebihan. Dan akhirnya kita sendiri yang sakit dan kecewa. 

Pun kalau kalian merasa dia memberikan kode atau lampau hijau, untuk memastikan kalian tidak salah menanggapi, kalian bisa langsung to the poin padanya. Jika kalian malu, kalian bisa menanyakannya dengan gaya santai, dengan sedikit bercanda. Tanya arti sikapnya, perasaannya apa, dia menganggap kita ini apa. Orang lebih senang kalau kita to the poin dari pada berasumsi sendiri dan ternyata hasilnya tidak benar. Dan mereka dianggap atau dicap tidak baik atau pemberi harapan palsu.