Kejahatan Bukan Hanya Soal Kekerasan Fisik Tapi Juga Kekerasan Mental

Kejahatan Bukan Hanya Soal Kekerasan Fisik Tapi Juga Kekerasan Mental

Banyak orang berpikir bahwa suatu tindakan akan dikatakan atau digolongkan dalam suatu perilaku kejahatan jika dilakukan secara fisik. Menimbulkan perbedaan. Seperti adanya lebam, berdarah, patah tulang, dan lainnya sehingga pada akhirnya nisa dilakukan visum sehingga dari situ bisa dibuatkan laporan bahwa adanya tindakan atau perlakukan kekerasan pada pelaku. Dan bisa diurus secara hukum. Tapi sekarang ternyata yang menjadi atau disebutkan sebagai tindakan kekerasan bukan hanya dari kekerasan fisik, tapi mental juga.  

Kejahatan Bukan Hanya Soal Kekerasan Fisik Tapi Juga Kekerasan Mental

Dan hukuman yang didapatkan oleh si tersangka tidak tidak kalah luar biasanya dari kekerasan fisik yang dilakukan. Sehingga orang yang berkata kasar, yang sering memberikan ujaran kebencian baik secara langsung atau lewat media sosial, dan dilakukan terus menerus. Dan membuat orang tersebut kepikiran dan sampai tersinggung, dan sampai menjadi tertekan dan mulai depresi karena itu. Itu sudah bisa masuk dalam kekerasan mental, dan itu sudah diatur dalam Undang Undang. Apalagi sekarang untuk orang menyebar atau mengatakan pernyataan yang menyakiti hati sudah lebih mudah. 

Sehingga sudah di atur dalam Undang Undang ITE. Dan itu bisa termasuk dalam ujaran kebencian, dan hukuman yang didapatkan bisa berupa denda dan hukuman penjara. Untuk itu sekarang sudah tidak main-main akan kekerasan. jadi lah manusia yang lebih berhati-hati dalam bersikap dan bertutur kata. Jangan memudahkan sesuatu. Jangan meremehkan sesuatu. Jadi berpikir dulu sebelum memberikan sebuah tindakan atau menyatakan sesuatu. Lebih berkepala dingin. Jangan hanya mengikuti emosi semata. 

Dan berpikir panjang, pikir apakah tindakan atau ucapan anda akan menyakiti lawan bicara anda atau tidak. Apakah itu baik untuk dikatakan. Kalau tidak apa yang sebaiknya dilakukan. Jika sudah terlanjur diucapkan atau terlanjur ringan tangan, dan anda menyadari itu salah. Jangan ragu atau gengsi untuk meminta maaf. Jangan hanya karena gengsi bisa membawa anda ke masalah yang lebih panjang dan lebih jauh. Lebih membahayakan diri anda. Dan bisa saja orang sekitar anda ikut rugi akan hal tersebut.