Bale Akhirnya Buka Suara Mengenai Berbagai Rumor Yang Muncul Mengenai Masa Depannya

Ootswire.org – Akhirnya Gareth Bale angkat suara mengenai beberapa waktu yang lalu ia diterpa isu akan segera meninggalkan Real Madrid pada Januari mendatang. Usai dirinya kembali tidak diikut sertakan oleh Zinedine Zidane ketika Real Madrid ditahan imbang oleh Club Brugge di ajang Liga Champions.

Pada pertandingan tersebut Zidane tidak memainkan Bale sebagai pemain utama. Ia juga tidak berada di bangku cadangan, alasan Zidane tidak membawa Bale dikarenakan yang bersangkutan mengalami cedera ringan pada kakinya. Namun beberapa media menyebutkan sang pemain tidak dalam kondisi cedera dan terlihat fit ketika menjalani latihan. Hal tersebut pun mengundang pertanyaan jika Gareth Bale kembali bersiteru dengan Zidane hingga membuat sang pelatih tidak membawanya pada pertandingan penting melawan Club Brugge.

Dengan situasi tersebut memancing banyak media membuat spekulasi mengenai masa depan Bale. Mereka yakin jika Zidane sudah menolak kehadiran Bale dan terlibat persiteruan dengan sang pemain karena sikapnya melawan Zidane yang terus mencari-cari kesalahannya. Mereka pun menyakini jika mantan pemain Tottenham Hotspurs tersebut akan segera hengkang dalam waktu dekat.

Melihat berbagai kabar miring kalau dirinya akan segera meninggalkan Real Madrid membuat Bale angkat suara. Ia merasa jika dirinya saat ini akan bertahan di klub.

”Semua pemain bermain dilapangan dan banyak perasaan yang akan dirasakan oleh pemain.” terang Bale.

Namun sayang Bale tidak mau terlalu membahas masa depannya, ia lebih mementingkan raihan timnya ketimbang masa depannya. Karena ia merasa jika dirinya selalu melakukan yang terbaik dan hal itu akan tetap sama.

”Saya hanya ingin bermain sepak bola dan menimkati momen-momen tersebut. Dan yang terpenting adalah saya ingin selalu melakukan yang terbaik untuk klub dan juga timnas.” ucap pemain asal Wales itu.

Napoli Buka Peluang Lepas Gelandang Mudanya

Ootswire.org – Nampaknya usaha Napoli untuk terus memakai service dari pemain muda mereka yang baru bergabung pada musim lalu yakni Fabian Ruiz akan mendapatkan masalah. Usai beberapa pemandu bakat Barcelona dan juga Real Madrid dilaporkan menonton permainan dari sang gelandang ketika Napoli bermain melawan Lecce.

Sudah bukan rahasia lagi jika Fabian Ruiz adalah pemain masa depan timnas Spanyol. Dia digadang-gadang bisa menjadi pemain yang setara dengan pemain Atletico Madrid Saul Niguez. Keinginan Barca maupun Real Madrid untuk mendapatkan Ruiz dikarenakan mereka memang tengah krisis pemain tengah pada musim ini.

Barcelona contohnya mereka sudah mulai mengatisipasi kepergian dari Ivan Rakitic yang kabarnya tengah menuju jalan keluar dari Cam Nou. Sementara Real Madrid juga mulai meragukan performa Luka Modric yang terus menurun setiap musimnya. Hal itu jelas tidak berdampak baik untuk kedua klub karena kedua pemain tersebut adalah pemain andalan dalam beberapa tahun terakhir.

Fabian Ruiz berhasil mencuat namanya usai musim lalu tampil mengesankan di Serie A. bergabung dengan Napoli dari Real Betis pada musim 2018-2019 yang bersangkutan justru menjadi andalan dari pelatih Carlo Ancelotti untuk mengisi lini tengah klub berjuluk I Parteinoppei.

Torehan pemain berusia 23 tahun ini juga tidak tanggung-tanggung ia mampu mengemas 7 gol pada musim lalu. Sementara di pentas timnas U-21 ia juga berhasil memberikan trofi juara di ajang Euro 2019 dan Ruiz berhasil mencetak 5 gol dari seluruh pertandingan yang dijalaninya di Euro.

Berkat penampilan itulah Fabian Ruiz menjadi properti yang begitu bagus untuk masa depan tim seperti Barca dan juga Madrid. Kabarmya Napoli sudah siap untuk menjual Fabian Ruiz menurut laporan Skysport Italia. Tetapi mereka tidak akan menjualnya murah. Bagi setiap tim yang tertarik dengan Fabian Ruiz mereka harus membayar harga mencapai 80 juta Euro.

Jose Mourinho : Stopp Semua Rumor Yang Sebut Saya Akan Latih Real Madrid Lagi

Ootswire.org – Rumor kembalinya Jose Mourinho ke Real Madrid tampaknya semakin kecang. Sebab kabarnya Zinedine Zidane sudah mulai mendapatkan tekanan dari jajaran direksi Real Madrid untuk segera dipecat dari klub.

Sudah bukan rahasia lagi jika pada awal musim ini Real Madrid tengah terancam terutama pelatih Zinedine Zidane. Dia dilaporkan akan segera dipecat menyusul beberapa laga terakhir Los Blanccos. Teranyar mereka harus takluk ditangan PSG di ajang Liga Champions eropa.

Nama Jose Mourinho masuk dalam kandidat terkuat untuk menggantikan Zidane. Beberapa waktu yang lalu Media Marca memberikan sebuah voting untuk para fans Real Madrid di Media Sosial. Dalam voting tersebut nampak terkejut sebab ada nama Jose Mourinho yang berada dipuncak untuk melatih kembali Karim Benzema dkk.

Sementara Jose Mourinho sendiri diwawancarai oleh BBC mengenai peluangnya untuk melatih Real Madrid kembali. Ia menegaskan jika dirinya tidak mau namanya dimasukan untuk membuat ricuh mantan klubnya. Ia bahkan memberikan penghormatan kepada Zidane karena apa yang dialaminya membuatnya merasa sakit. Karena ia pernah berada disituasi tersebut jadi tekanan itu membua Mourinho meminta semua orang untuk menghormati Zidane karena hingga kini ia masih melatih Real Madrid.

”Beberapa orang memasukan namaku dalam berita yang mengabarkan jika Zidane akan pergi dan Mourinho masuk. Saya tidak sependapat dengan hal itu apa yang dirasakan dan dialami oleh Zidane membuat semua orang yang pernah bekerja sama denganya merasa sakit termasuk saya.  Olahraga ini terutama Sepak Bola adalah bagian terpenting Zidane jadi anda harus menghormatinya karena ia masih bertugas di Real Madrid.”

”Saya tidak mau nama saya menjadi asap yang terus ditiup kemana-mana. Semua orang mengatakan saya akan pergi ke Italia, lalu Jerman, tidak hanya itu Prancis juga. Sekarang Mourinho akan kembali ke Spanyol. Itu tidak benar saya hanya akan melatih sebuah klub jika mereka benar-benar membutuhkan saya dan dengan proyek yang benar-benar baik.” ucap singkat Mourinho.

Fabregas : Real Madrid Ingin Datangkan Saya Sebanyak Tiga Kali Loh

Ootswire.org – Nama Cesc Fabregas kini sedang bermain untuk klub asal Prancis, AS Monaco. Sang Gelandang memutuskan bergabung dengan Monaco usai dirinya tersingkir dari skuat Chelsea pada 2018 yang lalu. Nah, kini Cesc Fabregas pun menceritkan beberapa momen yang menarik salah satunya ketika dia masih bermain untuk Arsenal, kala itu dirinya pernah mendapatkan tawaran Real Madrid untuk bergabung namun ia lebih memilih untuk kembali ke Barcelona.

Cesc Fabregas sendiri bersinar ketika masih memperkuat klub asal Inggris, Arsenal ketika dirinya didatangkan dari Akademi Lama Sia milik Barcelona.  Farbregas mendapatkan debutnya ketika masih berusia 16 tahun. Arsenal yang ditangani Arsene Wenger pun selalu mempercayakannya bahkan menjadi kapten klub dalam beberapa musim.

Berselang dua musim kemudian, Cesc Farbregas mendapatkan tawaran untuk bergabung dengan Real Madrid, tepatnya usia masih 18 tahun. Kala itu Real Madrid sedang menyusun rencana untuk membangun skuat Loss Galticos yang dimana mendatangkan pemain-pemain terbaik dunia seperti Zinedine Zidane, Luis Figo,Ronaldo Delima, David Beckham hingga Roberto Carlos.

Bukan hanya itu Fabregas juga mengungkapkan jika dirinya sudah berulang kali mendapatkan tawaran untuk bergabung dari Real Madrid lebih dari dua kali.

”Florentino Perez dan Ramon Calderon sudah sering berbicara dengan saya ketika saya masih bermain untuk Arsenal. Tawaran pertama datang ketika saya masih berumur 18 tahun. Mereka sedang membangun tim dengan pemain-pemain terbaik. Bahkan mereka juga berani memberikan gaji besar namun saya menolaknya karena saya sedang menjadi bagian penting Arsenal. Lalu pada usia 23 mereka kembali datang dan berbincang tetapi saat itu saya sedang dalam cedera.  Dan pada 2012 mereka kembali menghubungi saya tetapi saya memilih kembali untuk Barcelona.” ujar Fabregas.

Fabregas pun akhirnya memutuskan bergabung dengan Barcelona yang merupakan klub masa kecilnya. Tetapi sayang dia hanya bisa bermain selama tiga musim saja dan pada akhirnya ia dijual ke Chelsea pada 2015.

Marcelo Teixeira : Neymar Gagal Gabung Real Madrid Karena Saya

Ootswire.org – Ketika Neymar belum bergabung dengan Barcelona tepatnya masih membela klub asal Brasil yakni Santos. Sang pemain sempat nyaris bergabung dengan Real Madrid. Ia sudah dekat untuk bergabung dengan klub asal Ibu Kota Spanyol itu bahkan El Real jauh lebih dekat dengan Neymar ketimbang Barcelona.

Rupanya kegagalan Neymar bergabung dengan Real Madrid adalah ulah dari mantan presiden dari Santos yaitu Marcelo Teixeira. Ia menahan bintang asal Brasil ini selama semusim hingga kemudian Barcelona datang dan langsung meminangnya pada 2014. Madrid pun mendatangka Gareth Bale dari Tottenham Hotspurs dengan memecahkan rekor Cristiano Ronaldo sebagai pemain termahal dunia.

Barcelona sendiri berhasil mendatangkan Neymar dengan harga mencapai 878 Milliar ketika itu usianya masih 21 tahun. Bergabungnya Neymar pun membentuk barisan penyerang bersama Lionel Messi dan juga Luis Suarez dengan Trio MSN. Hingga pada 2015 mereka berhasil menjuarai Liga Champions Eropa.

Nah, kali ini Real Madrid kembali tertarik untuk adu kuat dengan Barcelona demi bisa mendatangkan pemain yang sempat mereka datangkan pada 2013 lalu. Kini Madrid ingin mendatangkan Neymar dari PSG dan bertarung dengan Barcelona untuk mendapatkannya.

Marcelo Teixeira pun bercerita bagaimana Madrid datang dengan tawaran fantastis untuk bisa mendatangkan Neymar dari Santos. Ia mengatakan harus mempertahankan Neymar karena sempat bermasalah dengan El Real saat transfer Robinho beberapa tahun yang lalu.

”Mereka datang dengan tawaran super untuk kami, Neymar tidak bisa menolak akan hal itu. Tetapi saya memberikan beberapa juta dolar kepada ayah Neymar agar ia mau bertahan semusim lagi di Santos.” terang Marcelo Teixeira.

”Kalian tahu Real Madrid lebih dahulu serius untuk mendatangkan Neymar dari pada Barcelona. Semua orang di manajemen merasa saya gila dengan menolak tawaran dari Madrid. Tetapi saya berpikir ia merupakan pemain yang memiliki potensi jadi mempertahankannya adalah hal terbaik pada saat itu.”

Kelang semusim, Neymar rupanya menerima pinangan Barcelona untuk bergabung dengan Messi dkk. Transfer tersebut dikabarkan membuat Real Madrid murka apalagi mereka adalah klub pertama yang memberikan penawaran kepada Santos dalam jumlah besar.

Tetapi Marcelo Teixeira berujar jika pada saat itu Santos sedang dalam hubungan yang kurang bagus dengan para manajemen Real Madrid sebab mereka merasa sakit hati dengan transfer Robinho ke Real Madrid.

”Kami melakukan hal itu, karena Robinho pergi ke Real Madrid, dan hubungan kami kurang baik. Tetapi kini kami dan mereka Real Madrid sudah memiliki hubungan yang semakin baik.” tutur Marcelo Teixeira.

 

Hazard Harus Segera Mengeluarkan Kemampuan Terbaiknya di Madrid

Ootswire.org – Bintang baru Real Madrid, Eden Hazard memang menjadi pemain yang begitu disorot usai musim ini ia meninggalkan Chelsea dan bergabung dengan Loss Blanccos. Bahkan dalam penyambutan kapten timnas Belgia ini mendapatkan sambutan lebih dari 50 ribu Madridnista yang datang untuk melihat langsung sang pemain di Stadion Santiago Bernabue.

Namun Hazard sendiri memang belum berhasil menampilkan penampilan terbaiknya bersama Madrid. Karena belum genap sebulan sang pemain bergabung dan harus beradaptasi dengan rekan baru setimnya dahulu. Hingga kini sang pemain mulai dipertanyakan kualitasnya dalam beberapa laga tur pramusim kemarin.

Seperti yang dilansir oleh Marca, jika Hazard dinilai harus segera cepat untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Jika tidak kariernya akan segera terancam melihat Real Madrid bukan klub sembarangan yang mampu mendepak pemain mana saja yang dinilai tak mampu memberikan performa terbaiknya.

Ruben Jimenez sendiri yang berkerja sebagai Jurnalis di Marca mengungkapkan jika Hazard tidak boleh beralasan jika dia sedang beradaptasi di Madrid atau sebagainya. Karena hal itu tidak akan mempengaruhi management klub untuk membuat keputusan.

”Dia (Eden Hazard) harus segera beradaptasi dengan cara bermain Madrid. Dia memang bermain cukup baik dengan Isco maupun Karim (Benzema).”

Dia juga menambahkan jika pemain berusia 28 tahun ini memainkan pertandingan terbaiknnya ketika Madrid mampu menang melawan Fenerbhace. Kala itu berhasil menang dengan skor 5-3 dalam ajang Audi Cup.

”Ketika bermain melawan Fenerbahce ia mulai berhasil mengeluarkan sedikit kemampuannya. Umpan dan cara melawati lawannya di sisi kiri seperti yang kita lihat di Chelsea. Ia  bermain dengan permainan tim dan itu membuat beberapa pemain bertahan lawan kerepotan.”

Pada pertandingan tersebut, Madrid bermain dengan tiga penyerang sekaligus, yakni Hazard, Benzema dan juga Isco. Ketiga pemain tersebut menunjukan permainan yang kolektif apalagi Zidane sempat memasukan Vincius di sayap kanan dan para penyerang Madrid banyak menciptakan peluang hingga mereka berhasil memenangkan pertandingan dengan skor telak.

”Eden harus mempersiakan dirinya dengan baik, kerena di La Liga kecepatan dan teknik adalah nomor satu. Itu mengapa Zidane terus memainkannya sejak babak pertama di pramusim.” ungkap Jimenez.

Gareth Bale Dipastikan Bertahan Di Real Madrid

Gareth Bale Dipastikan Bertahan Di Real Madrid

Ootswire.org – Pemain asal Wales Gareth Bale yang sedang menjadi incaran Klub Tiongkok, Jiangsu Sunning tampaknya harus memendam hasratnya untuk berlabuh ke Negeri tirai Bambu.

Ada yang berspekulasi bahwa keluarga Gareth Bale yang melarangnya untuk bermain di Liga tiongkok, Namun hal tersebut cepat dibantah oleh sang Agen.

“Dilarang keluarga? Pernyataan yang sangat lucu, Bale bukanlah seorang pemain bola rumahan. Ia Memiliki integritas didalam dirinya, ia batal ke Liga tiongkok dikarenakan suatu alasan teknis, untuk masalah itu akan saya konfirmasi setelah ini” Ujar Agen Bale.

Bantahan Resmi Agen Bale

Agen Bale, Jonathan Barnett mengatakan bahwa bukanlah alasan keluarga yang menghalangi kliennya untuk bermain di Liga super tiongkok.

“Ada sebuah indikasi yang menyorot mengenai gagalnya Bale untuk berlabuh ke Liga tiongkok. Beberapa spekulasi yang tidak mengenai indikasi ini, saya harap untuk tidak menyebarkannya terlalu jauh” Ujar Jonathan.

Dilansir dari laman resmi Jiangsu Sunning, Klub asal tiongkok tersebut lebih memilih Ivan Santini dari Anderlecht dikarenakan Deadline yang telah mengejar klub tersebut untuk mendapatkan jasa pemain asing.

Tidak Masuk rencana Zidane

Beberapa Media besar seperti Goal, Soccerways, Kudabola Menyebutkan bahwa Gareth Bale tidak masuk dalam Skuad inti Real Madrid. Rumor tersebut bahkan dapat terlihat dari Ajang Pramusim Real Madrid dalam Perhelatan Audi cup yang akan diselenggarakan tengah pekan nanti.

Pelatih Zinedine Zidane juga turut menegaskan bahwa tidak masuknya Bale dalam rencana bukan karena indikasi kebencian.

“Saya tidak melihat adanya kebencian yang tertanam pada diriku, saya hanya menjalankan tugas sebagai pelatih dan saya harus menuntaskannya. Saya hanya perlu tahu pemain mana yang perlu dididik dan mana pemain yang telah siap untuk terbang. Saya rasa media terlalu membesar-besarkan masalah yang sejatinya tidak pernah ada. Jadi saya rasa cukup sampai disini mengenai berita negatif tentang hubungan kami (zidane-Bale)” Ujar pelatih berkepala Plontos tersebut.

Real Madrid sendiri dijadwalkan akan menghadapi Tottenham Hotspur dalam Audi Cup, Selasa (30/7) malam nanti. Sementara tuan rumah penyelenggara Bayern Munchen akan menghadapi wakil asal turki, Fenerbahce.

Real Madrid Tertarik Mendatangkan Paul Pogba Dari Manchrester United

Real Madrid Tertarik Mendatangkan Paul Pogba Dari Manchrester United

OOTSWIRE.org – Rumor transfer Paul Pogba ke Real Madrid semakin kencang. Setelah Pogba gagal menunjukan performa terbaiknya di Old Trafford, rumor mengenai Kepindahan ini kemungkinan segera terealisasikan.

Baik Manchester United maupun Real Madrid pada musim lalu mendapatkan hasil yang mengecewakan. Terlebih bagi Real Madrid yang tertinggal jauh dari Rival abadinya, Barcelona merupakan sebuah lelucon yang sangat tidak dapat didiamkan.

Untuk itulah Real Madrid dikabarkan tengah fokus untuk merombak formasi tim intinya. Dilansir dari Express, Beberapa Pilar Real Madrid seperti Toni Kross & Luca Modric dikabarkan siap untuk dijual demi mendatangkan Pogba dari Manchester United.

Paul P0gba yang kebetulan di musim lalu juga tercatat tidak menunjukan performa impresifnya dinilai akan sesuai dengan gaya kepelatihan Zidane.

Luca Modric atau Pogba?

Mantan pelatih Real Madrid, Santiago Solari pun membeberkan tentang betapa pentingnya Real Madrid dalam memilih pemain yang pantas untuk dibawa atau dibuang.

Menurutnya pemain sekelas Luca Modric dapat bermain di Real Madrid merupakan suatu keberuntungan bagi Los Blancos, sebab pemain asal Kroasia tersebut dapat dikatakan sebagai suksesor Guti di Real Madrid.

Cara mengolah bola Modric dan Pogba tentu sangat jauh berbeda, Meskipun modric memiliki cara yang unik untuk membangun serangan, namun Pogba lebih aktif dalam membangun formalitas menyerang sepakbola modern.

“Saya melihat potensi besar pada Pogba, meskipun pada kenyataannya Real Madrid tidak perlu membuang Modric untuk mendapatkan Pogba. Bila ditanya siapa lebih baik, menurut saya mereka kedua pemain yang tidak dapat dibandingkan. Masing-masing dari mereka mempunyai cara yang unik untuk mempertontonkan gaya bermain menyerang dan bertahan” Ujar Solari pada Media Express.

Korban Baru Real Madrid

Setelah Membuang Cristiano Ronaldo, Tampaknya Real Madrid akan serius untuk membuang bintangnya yang lain untuk digantikan dengan Paul Pogba. Keseriusan Perez dalam menggaet darah muda asal prancis tersebut dinilai akan efektif untuk mengembalikan kejayaan dari Los Blancos.

Namun banyak pihak yang menduga bahwa Real Madrid akan membuang Toni kross dan memberikan kesempatan terhadap Luca Modric untuk menunjukan kualitas yang sebenarnya di musim panas nanti.

“Saya tidak melihat adanya indikasi pembuangan pemain ini untuk mengembalikan keperkasaan Real Madrid, namun kami berharap apabila kami dapat merubah situasi ini maka dengan sangat terpaksa kami harus melepaskan salah satu pemain kami saat ini” Ujar Perez Saat dikonfirmasi oleh ootswire.org

Kehilangan Marco Asensio, Zidane Berencana Mempertahankan Gareth Bale

ootswire.org – Pemain Sayap Real Madrid Marco Asensio baru saja divonis cedera Retak Ligamen. Cedera tersebut merupakan momok terbesar bagi sebagian besar pemain Sepakbola.

Cedera Asensio didapat kala Real Madrid menghadapi Arsenal dalam lanjutan tur pramusimnya, Rabu (24/7). Asensio dipastikan akan absen selama 6-9 bulan kedepan, Dalam waktu dekat pun Asensio dikabarkan akan segera melakukan operasi.

Dukungan Dari Cristiano Ronaldo

Mendapati mantan rekan setimnya kala di Real Madrid mengalami cedera yang cukup parah, sang megabintang Cristiano Ronaldo juga turut memberikan doa melalui Akun Instagram pribadinya.

Kehilangan Marco Asensio, Zidane Berencana Mempertahankan Gareth Bale

“Kepada Temanku, Tetaplah kuat, Dan Segera pulih” Tulis Ronaldo di instagram Story miliknya.

Susunan Rencana Baru Zidane

Cederanya Asensio membuat Zidane pusing kepayang, Pasalnya Marco Asensio akan dijadikan Starting XI untuk menempati posisi Sayap kanan.

Meskipun Eden Hazard dan Vinicius telah mendapat tempat dalam skema Zidane, Madrid tetap harus mengisi tempat Asensio yang merupakan posisi pendongkrak khas Real Madrid.

Beberapa Nama diproyeksikan untuk mengganti Marco Asensio adalah Rodrygo dan Takefusa Kubo. Selain itu Real Madrid masih memiliki Gareth Bale (yang sebenarnya akan dijual) dan James Rodriguez yang kembali dari Bayern Munchen dalam masa peminjaman.

Membahas soal Gareth Bale, ootswire menemukan fakta baru atas Saga Penjualan Bale dari Real Madrid. Dilansir dari Marca, Manajer Real Madrid Zinedine Zidane dikabarkan batal untuk menjual Bale.

Rumor mengenai hubungan buruk antara Zidane dan Bale sebenarnya telah berhembus sejak musim lalu. Namun belakangan ini muncul kabar baru tentang Genjatan senjata yang diberikan sang pelatih kepada Bale.

Menurut laporan Marca, Zidane melihat potensi besar setelah Bale menyelamatkan muka Real Madrid kala mereka bermain imbang dengan Arsenal.

Tertinggal 2-0 , Bale berhasil memperkecil jarak menjadi 2-1 yang pada akhirnya diselamatkan oleh Marco Asensio menjadi 2-2.

Pelatih asal Prancis tersebut diberitakan terkesan dengan penampilan Bale malam itu, dan Zidane ingin mengambil langkah aman untuk memperbaiki Citra Buruk Real Madrid dengan mempertahankan Bale di Santiago Bernabeu.

Real Madrid sendiri akan melanjutkan tur pramusim yang mempertemukan mereka dengan Rival Sekota, Atletico Madrid pada hari jumat (26/7).