Xherdan Shaqiri : Saya Ingin Dapatkan Jam Bermain Lebih Banyak Klopp!

Ootswire.org – Winger milik Liverpool Xherdan Shaqiri mengungkapkan betapa frustrasinya ia saat ini karena masih belum bisa banyak bermain di skuat utama Liverpool. Shaqiri menerangkan jika dirinya benar-benar ingin mendapatkan solusi akan hal itu.

Shaqiri sendiri baru saja bergabung dengan Liverpool, ia bergabung pada musim 2018 yang lalu. Kala itu sang pemain didatangkan oleh The Reds dari sesama klub Inggris yakni Stoke City dengan mahar mencapai 13 juta pounds saja.

Musim lalu sendiri Shaqiri sempat menjadi pemain pembeda untuk Liverpool pada pertandingan-pertandingan penting. Tak ayal perannya dalam skuat Liverpool juga cukup pengaruh meski banyak bermain dari bangku cadangan. Namun pada musim ini, mantan pemain Bayern Munchen itu justru lebih jarang mendapatkan kesempatan bermain dari Jurgen Klopp.

Ia musim lalu berhasil mencatatkan penampilan sebanyak 27 pertandingan dimana ia bermain dari bangku cadangan sebanyak 12 kali. Tidak terlalu buruk untuk pemain yang baru saja bergabung ke klub baru. Pada pramusim sendiri pemain asal Swiss itu juga harus absen usai mengalami cedera ketika membela negaranya di ajang Nations League.

Meski sudah sembuh dari cedera, Shaqiri merasakan jika dirinya pantas untuk bermain dalam porsi yang lebih banyak. Apalagi pada musim 2019-2020 ia baru bermain sebanyak 11 menit untuk Liverpool di pertandingan resmi Community Shield jelas tidak menyukai situasinya.

”Semua pemain ingin terus bermain dalam setiap pertandingan yang ada. Saya jelas tidak terlalu bahagia akan hal itu karena musim saya jarang mendapatkan kesempatan.” ujar Shaqiri.

Dengan pernyataannya tersebut, Shaqiri berharap dirinya bisa mendapatkan jam bermain yang lebih banyak dari pada musim lalu sehingga ia akan bahagia dengan situasinya.

”Tentu saja, musim ini saya harus mendapatkan lebih kesempatan untuk bermain. Saya ingin mendapatkan solusi akan hal itu.”

Coutinho di Sambut Oleh Robert Lewandowsky

Ootswire.org – Bayern Munchen nampaknya sedikit lagi akan segera bergabung dengan raksasa Bundesliga, Bayern Munchen. Dengan kepastian itu, membuat striker Bayern Munchen Robert Lewandowsky merasa senang dengan keberhasilan klubnya untuk menggaet Coutinho. Ia percaya dengan kehadiran pemain asal Brasil itu dapat memperkuat klub asal Jerman ini.

Munchen sendiri sebenarnya sempat memiliki gelandang seperti James Rodriguez di skuat mereka. James bermain selama dua musim untuk The Bavarian. Sayang sang pemain enggan dipermanenkan oleh Bayern pada musim ini dan mengembalikan pemain asal Kolombia itu ke klubnya Real Madrid.

Beberapa waktu yang lalu, Bayern Munchen sendiri sudah berhasil mengklarifikasi jika mereka berhasil mendapatkan tanda tangan Coutinho. Mereka akan mendatangkan Coutinho dengan status pemain pinjaman selama semusim.

Lewandowsky sendiri menerangkan jika Coutinho merupakan salah satu gelandang terbaik yang ada saat ini. Dengan kedatangan Coutinho akan membuat Bayern Munchen jauh lebih baik dari musim lalu.

”Philippe adalah pemain hebat yang akan sangat bagus untuk tim ini.”

Tidak hanya itu, Robert Lewandowsky sendiri juga mengatakan jika pemain berusia 27 tahun itu akan mudah untuk beradaptasi dengan permainan di Bundesliga. Karena Coutinho adalah pemain pemain yang pintar dan akan cepat untuk beradaptasi dengan gaya bermain Bayern Munchen.

”Coutinho adalah pemain yang pintar, saya yakin dia tidak akan sulit untuk beradaptasi dengan gaya bermain tim ini.”

Pemain timnas Polandia ini juga menerangkan jika Coutinho tidak akan mudah, untuk bermain di Barcelona. Namun ia akan mampu bermain dengan baik bersama Bayern Munchen.

”Saya pikir ia adalah pemain Special, dan akan berguna untuk kami.”ucap Lewandowsky.

Sulit Datangkan Dzeko, Buat Inter Coba Datangkan Alexis Sanchez

Ootswire.org – Inter Milan nampaknya akan gagal untuk mendapatkan penyerang milik AS Roma, yakni Edin Dzeko. Dengan demikian manajament Inter dikabarkan akan mencoba mencari alternatif Dzeko, dengan mencoba mendekati Alexis Sanchez dari Manchester United.

Seperti yang sudah diketahui jika Inter banyak melakukan cuci gudang pemain mereka sudah melepas beberapa pemain utama musim lalu seperti Radja Nainggolan dan juga Ivan Perisic. Bagian pos penyerang sendiri mereka sudah memasukan nama Mauro Icardi untuk dilepas pada musim ini.

Inter sendiri sudah mendatangkan Romelu Lukaku pada bursa transfer musim panas ini untuk menggantikan Mauro Icardi. Namun petinggi Inter masih ingin mendatangkan seorang penyerang baru untuk melapis Lukaku, dan nama Edin Dzeko masuk dalam rencana pembelian Inter Milan pada musim ini.

Gianluca Di Marzio sendiri menerangkan jika Inter akan mengubah rencana transfernya dengan mencoba mendatangkan Alexis Sanchez dari MU karena kesulitan untuk mendatangkan striker Roma, Edin Dzeko.

Conte sebenarnya sangat ingin mendatangkan Edin Ddekzo dari AS Roma, ia bahkan menjadikan striker asa Bosnia itu sebagai target nomor 1 kepada manajemen Inter. Conte juga begitu mengidamkan karakter Dzeko yang memiliki kepimpinan dan serta berpengalaman untuk menjebol gawang lawan.

Dengan situasi Dzeko yang sudah memutuskan menambah masa baktinya di Olimpico membuat dirinya akan bertahan di Roma dalah beberapa tahun kedepan. Dengan hal itu membuat Inter langsung mencari pemain lain untuk sebagai pengganti Edin Dzeko. Nama Alexis Sanchez menjadi pemain yang akan didatangkan oleh Labennematta. Mereka sangat yakin dengan kualitas pemain berusia 30 tahun itu.

Apalagi dengan kehilangan Ivan Perisic yang sudah memutuskan untuk bergabung dengan Bayern Munchen dengan status pinjaman membuat, raksasa Serie A itu harus mencari seorang pemain sayap baru untuk mengisi lini serang klub.

Frank Lampard Merasa Timnya Tidak Adil Untuk Mendapatkan Persiapan

Ootswire.org – Manajer Chelsea Frank Lampard nampaknya harus merasa frustrasi usai timnya harus menelan dua kekalahan berutun dalam sepekan. Teranyar mereka harus dibuat tunduk oleh Liverpool di ajang Piala Super Eropa.

Lampard sendiri menerangkan jika skuatnya  apa adanya, dikarenan tidak mendatangkan pemain baru berkualitas pada musim ini. Sebab The Blues harus terkena larangan transfer oleh FIFA yakni tidak dapat membeli pemain baru sampai bursa transfer musim depan. Tetapi masih bisa menjual peman, hal itu jelas sangat merugikan sehingga membuat Lampard begitu frutrasi karena ia menilai skuatnya tidak cukup kuat untuk mengarungi beberapa laga besar.

Pada awal pekan lalu, Chelsea harus menjalani laga perdana di ajang Premier League musim 2019-2020 melawan Manchester United. Bertandang di Old Trafford Jorginho dkk harus menelan kekalahan telak  dari MU dengan skor 4-0. Laga itu sendiri menjadi debut Lampard untuk Chelsea yang harus mendapatkan kekalahan yang menyakitkan.

Selang empat hari mendatang, Chelsea pun bertandingan melawan Liverpool di ajang Piala Super Eropa pada Kamis dinihari tadi.  Chelsea sebenarnya berhasil unggul terlebih dahulu dibabak pertama namun Liverpool berhasil menyamakan keunggulan hingga Chelsea bermain imbang dengan Liverpool diwaktu normal. Mau tidak mau drama adu penalti harus dilakukan. London Biru harus kalah dalam drama adu penalti dengan skor 4-5.

”Kami harus pergi ke Manchester untuk bermain dengan beberapa pemain utama yang tidak terlalu bugar. Sementara dua hari kedepan kami harus pergi ke Istanbul untuk menghadapi Liverpool yang memiliki dua hari untuk beristirahat. Hal itu jelas tidak menguntungkan bagi kami.” terang Lampard.

”Itu sangat sederhana, saya bukan tidak bisa menerimanya tetapi itu sudah membuat tim lain lebih bugar dengan skuat yang kami miliki. Kami terus beraktivitas selama 120 menit hal itu membuat anda frustrasi.”

”Saya tidak akan mengeluh akan hal itu, namun ini adalah ungkapan dimana anda merasakan jika tim anda tidak jauh lebih baik dari segi persiapan.”

Sesudah berhadapan dengan Liverpool, Chelsea akan segera bertolak kembali ke London untuk menjamu Leicester City dalam ajang Premier League pekan ke-2 yang akan dimainkan di Standford Bridge.

Juventus dan Inter Saling Sikut Dapatkan Federico Chiesa

Ootswire.org – Nama Federico Chiesa sedang menjadi buah bibir di Serie A karena penampilannya yang memukau bersama Fiorentina. Sehingga membuat Juve dan Inter tertarik untuk mendatangkan sang pemain sayap.

Bahkan pada musim lalu Chiesa yang masih berumur 21 tahun menjadi pemain muda terbaik di Serie A dengan berhasil menyarankan enam gol ke gawang lawan. Dengan penampilan bagusnya itu membuat ia banyak menjadi daya tarik bagi klub top eropa.

Juventus sendiri kabarnya sangat tertarik untuk mendatangkan Chiesea pada musim panas ini. Mengingat mereka merasa pemain timnas Italia itu merupakan pemain yang memiliki masa depan yang cerah terlebih ia masih sangat muda.

Bahkan kabarnya langkah Juventus untuk mendapatkan Chiesa mendapatkan perlawan dari Inter Milan. Antonio Conte yang merupakan pelatih baru Labenneamatta pun begitu menginginkan Chiesa. Ia merasa Chiesa dapa bermain sebagai pemain sayap atau pemain nomor 10 yang akan dia terapkan dalam posisi 3-5-2.

Akan tetapi dengan Inter yang baru saja mengeluarkan uang besar untuk Lukaku, membuat mereka memiliki kans yang kencil untuk mendapatkan Chiesa. Karena Fiorentina selaku pemilik pemain mematok harga mencapai 70 juta euro. Sedangkan Juventus sendiri juga tidak mudah untuk mendatangkan Chiesa. Namun mereka bisa melakukan barter pemain dengan menyerahkan uang ditambah pemain.

Pemain tersebut adalah Daniel Rugani, Juve sendiri membandrol harga mencapai 50 juta euro untuk Rugani. Kabarnya Fiorentina tertarik dengan tawaran Juve karena mereka juga sedang mencari seorang pemain bertahan yang berkualitas. Jika keduanya sepakat Juve hanya perlu membayar dana mencapai 20 juta euro yang masih mereka sanggupi.

Neville : Pogba Harus Bertahan di MU, Karena Itu Adalah Tantangan Sebenarnya

Ootswire.org – Eks pemain Manchester United, yakni Garry Neville mengungkapkan jika ia ingin bintang MU Paul Pogba untuk tetap bertahan di klub. Neville merasa sang pemain tidak terlalu mencari tantangan baru dengan berpindah klub. Neville justru memberikan tantangan besar kepada juara dunia bersama timnas Prancis. Dengan memintanya untuk bertahan dan membantu Manchester United untuk menjadi yang terbaik.

Pogba sendiri sempat disanterkan akan segera meninggalkan Old Trafford pada bursa transfer musim panas ini. Ia bahkan secara terang-terangan ingin pergi dari klub setelah bernaung selama kurang lebih tiga musim. Alasan Pogba untuk pergi adalah untuk mencari tantangan dengan klub lain.

Ada dua klub yang dilaporkan berminat untuk mendatangkan pemain berusia 26 tahun itu. Real Madrid dan Juventus klub yang berlomba mendapatkan tanda tangan Pogba. Bahkan Madrid kabarnya sudah mencoba mendekati sang pemain karena permintaan Zinedine Zidane yang ingin melatih sang pemain.

Namun hingga kini Paul Pogba masih bermain untuk Manchester United dan belum kunjung pergi. Apalagi bursa transfer sudah ditutup di Inggris maka akan sulit bagi klub yang tertarik dengan Pogba untuk mendapatkan persetujuan MU selaku klub Pogba. Mereka tidak mungkin bisa mencari pegganti pemain timnas Prancis jika ia meninggalkan klub. Itu sebabnya MU akan menolak setiap tawaran yang datang untuk menggaet Pogba.

MU sendiri sebenarnya sudah mencoba memagari Pogba, mereka membandrol sang gelandang dengan harga mencapai 180 juta poundsterling. Hal itu bertujuan untuk menjauhkan klub seperti Madrid dan juga Juventus yang ingin mendatangkannya. Langkah MU sendiri dinilai berhasil membuat dua klub tersebut menjauh dari pemberitaan mendatangkan Pogba.

Sedangkan Garry Neville merasa jika Pogba harus bertahan dengan United. Karena ia akan memberikan tantangan kepada sang gelandang untuk membuat MU menjadi lebih kuat dimasa depan.

”Saya ingin melihatnya untuk bermain dalam bentuk terbaiknya selama semusim.”

”Dia merupakan pemain yang bagus, saya harap ia bisa menjadi pemain yang memimpin klub ini ke arah yang baik. Memberikan contoh yang baik kepada para pemain lainya. Jika Paul berhasil maka dirinya akan menajdi pemain yang sukses mungkin menjadi legenda klub ini.” terang Neville.

 

Khedira Gagal Gabung Arsenal, Buat Juventus Merana

Ootswire.org  –  Gelandang Sami Khedira sempat dikabarkan akans segera bergabung dengan Arsenal pada bursa transfer musim panas ini. Namun sayangnya hingga kini sang pemain belum kunjung menekan kontrak di Emirates sampai sekarang.

Khedira sendiri memang sudah santer akan didepak oleh Juventus, semenjak diambil alih oleh Maurizio Sarri pada musim panas ini. Juventus memang akan melakukan cuci  gudang besar-besaran. Salah satu pemain yang menjadi tumbal Sarri adalah Sami Khedira.

Sarri jelas tidak ada pilihan lain lagi kecuali melepas beberapa pemain yang menumpuk dilini tengah. Pemain yang menumpuk pada sektor gelandang bahkan berjumlah tujuh pemain. Bagaimana mungkin Sarri tidak kewalahan ketika musim akan segera dimulai.

Nama Sami Khedira sendiri diberitakan sudah masuk dalam daftar jual I Biancconerri. Teranyar sang pemain juga terlihat mengunjungi Emirates stadium pada dua pekan yang lalu yang membuat banyak media melaporkan jika gelandang asal timnas Jerman adalah pembelian baru Unai Emery.

Namun pada saat bursa transfer musim panas ini resmi ditutup pada 8 Agustus kemarin. Membuat harapan Khedira bermain untuk The Gunners sirna. Entah mengapa hal itu bisa terjadi, tetapi kabarnya yang beredar luas menyebutkan jika gelandang berusia 32 tahun itu merasa kontrak yang ditawarkan Arsenal terlalu kecil. Ia diberitakan meminta bayaran mencapai 6 juta euro per musimmnya. Sementara Arsenal hanya berani untuk memberikan 3 juta euro saja. Tidak hanya itu Khedira juga meminta kotrak berdurasi dua musim, sementara Arsenal hanya ingin memberinya semusim saja. Hal itu lah yang membuat Khedira dikabarkan batal bermain untuk Meriam London.

Sebenarnya Khedira tidak hanya dikaitkan dengan Arsenal ada sejumlah klub top eropa yang tertarik dengan ek gelandang Real Madrid ini. Namun klub seperti Fenerbahce,  Besiktas, Wolverhampton, dan juga klub dari MLS semuanya ditolak oleh Khedira.

Dengan situasi seperti itu diberitakan membuat Juventus merasa bingung untuk melepas sang gelandang yang telah dimakan usia. Juve sendiri kabarnya tetap akan melepas Khedira pada bursa transfer musim ini, dengan meminjamkannya atau melepasnya dengan gratis karena untuk menghemat gaji Khedira yang mencapai 6 juta euro per pemusimnya ini.

Dybala Siap Kurangi Gajinya Demi Gabung MU, Menyesalkah?

Ootswire.org  –  Sempat tarik ulur tentang transfernya ke Manchester United, kini Paulo Dybala dikabarkan perubah pikiran. Ia merasa bertahan di Juventus akan tidak baik untuk mengembangkan kariernya. Disamping ada persaingan sengit sebagai penyerang utama dengan Cristiano Ronaldo di Juventus.

Beberapa waktu yang lalu memang ada sebuah proyek besar yang ingin dilakukan Juventus dan juga Manchester United. Proyek besar itu adalah pertukaran pemain yang melibatkan Paulo Dybala dan juga Romelu Lukaku. Namun sayangnya kedua tim ini tidak mendapatkan kepastian usai Dybala menolak berpindah klub pada musim panas ini. Jika pun ingin pergi Dybala meminta bayaran yang begitu tinggi kepada MU, sehingga membuat Setan Merah menolak untuk merekrut pemain berpaspor Argentina ini.

Akan tetapi baru-baru ini kabarnya Dybala berubah pikiran, ia ingin pergi dari Juventus melihat klub seperti tidak mengharga dirinya. Sementara ia akan mencoba mengurangkan gajinya demi bisa bergabung dengan Manchester United. Sang pemain sendiri kabarnya meminta bayaran mencapai 35o ribu poundsterling per pekan, tapi dengan berubahnya pikiran ia dikabarkan akan mengurang gaji tuntuannya kepada MU yang siap mengkontraknya.

Sayangnya nasi sudah menjadi bubur, manajer Ole Gunnar Solskjaer selaku pelatih Manchester United diberitakan sakit hati mendapatkan penolakan dari Dybala. Ia justru meminta klub untuk tidak mendatangkan Dybala, karena sang pemain tidak meiliki ambisi untuk bermain bersama MU, ia hanya mengincar uang dari klub yang bermarkas di Old Trafford. Ole sudah mempertimbangkan untuk mendatangkan gelandang Tottenham Hotspurs, yaitu Christian Eriksen. Apalagi sang pemain sudah tidak perlu beradaptasi pada sepak bola Inggris.

Di Tolak Dybala, MU Masih Bisa Dapatkan Mandzukic

Ootswire.org  –  Keinginan Manchester United untuk mendatangkan Paulo Dybala tampaknya sudah pupus, Mereka ditolak oleh Dybala usai tidak mendapatkan kepastian atas gaji sang pemain. Management Mu merasa Dybala tidak akan sepenuh hati bermain untuk Setan Merah dikarenakan yang bersangkutan merasa ragu dan hanya mengincar kontrak besar di Old Trafford. Namu keinginan Dybala tampaknya tidak akan membuat MU frustrasi sebab mereka juga tengah mengarahkan target mereka terhadap Mario Mandzukic rekan setim Dybala di Juventus.

Beberapa hari yang lalu nama Dybala memang santer dikabarkan akan bergabung bersama Manchester United. Bahkan yang bersangkutan sudah meminta agenya untuk bertemu dengan management MU di London. Namun sayang tidak ada kesepakatan terjadi sebab sang pemain meminta gaji yang begitu tinggi bahkan di atas Alexis Sanchez, Manchester United merasa Dybala hanya mempermainkannya untuk mendapatkan gaji besar. Padahal ia belum pernah bermain di Priemer League yang merupakan liga terkeras di dunia. Dan bahkan ia bisa saja menjadi flop seperti Alexis Sanchez maupun Angel Dimaria.

Hingga pada senin petang Dybala terlihat kembali ke Allianz Stadium dimana yang bersangkutan sudah mulai latihan dan bergabung dengan rekan setimnya. Dari sana terlihat jika sang bintang sudah memberikan kode untuk bertahan pada musim ini.

Manchester United sendiri tampaknya tidak akan merasa kecewa sebab mereka akan mencoba mendatangkan Mario Mandzukic yang ditaksir berharga 15 juta poundsterling. Pemain berusia 33 tahun ini dapat menjadi tambahan bagus untuk melapis Marcus Rasfhord meski sudah tidak muda lagi, akan tetapi kualitas pemain asa Kroasia ini tidak perlu diragukan lagi.